Batuk
memang mekanisme tubuh untuk membersihkan saluran napas. Namun, jika batuk
terjadi dalam waktu lama maka kemungkinan ada penyebab yang harus diwaspadai,
salah satunya alergi. Bagaimana mengatasi batuk alergi pada anak yang tak
kunjung sembuh?
"Batuk
alergi mungkin bersifat musiman dan biasanya tidak disertai demam atau nyeri
badan, serta tidak menular," ungkap ahli alergi dan imunologi anak, Jason
Catanzaro, MD, dikutip dari Yale Medicine.
Biasanya
batuk jenis ini hanya terjadi di sekitar pemicu alergi, seperti bulu kucing
atau serbuk sari pohon.
Tentang batuk alergi pada anak
Dikutip
dari laman Medical News Today, alergi memang dapat menyebabkan
batuk kronis. Alergen atau pemicu alergi tertentu dapat menyebabkan anak
batuk-batuk jika memang ia sensitif terhadapnya.
Menurut
American College of Allergy, Asthma, & Immunology (ACAAI), jika seseorang
sensitif terhadap debu, bulu hewan peliharaan, serbuk sari, atau alergen umum
lainnya, kemungkinan besar ia akan mengalami batuk terus-menerus selama pemicu
tersebut ada.
Alergi
adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi
berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya tidak berbahaya. Salah satu gejala
alergi adalah batuk.
Hal
ini sering kali disebabkan oleh iritasi dan peradangan pada saluran udara yang
berkembang sebagai bagian dari respons imun terhadap alergen. Beberapa pemicu
umum yang dapat menyebabkan batuk alergi antara lain:
Serbuk
sari musiman (demam/rinitis alergi)
Spora
jamur
Bulu,
urine, atau air liur binatang
Debu
dan tungau debu
Batuk
alergi pada anak tak kunjung sembuh bisa terjadi akibat reaksi pada sistem
pernapasan bagian atas, sistem pernapasan bawah, atau malah keduanya.
Pengobatan batuk alergi pada anak di rumah
Beberapa
cara mengobati batuk alergi di rumah antara lain:
1. Mengonsumsi obat batuk
yang dijual bebas
Obat
alergi, seperti antihistamin, obat semprot hidung, dan dekongestan, dapat
membantu mengurangi peradangan dan produksi lendir yang dapat menyebabkan
batuk. Namun ingat, untuk anak-anak sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter
terlebih dahulu supaya lebih aman ya, Bunda.
2. Menggunakan humidifier
Humidifier atau alat pelembap udara dapat
digunakan sebagai salah satu cara pengobatan batuk alergi pada anak tak kunjung
sembuh. Alat ini membantu meredakan hidung tersumbat dan iritasi tenggorokan.
3. Menggunakan air
purifier
Alat
pembersih udara berkualitas tinggi dapat membantu mengurangi jumlah alergen dan
iritan di udara dalam rumah atau kamar tidur anak.
4. Mengonsumsi obat resep
Jika
memang anak sudah memiliki resep obat batuk alergi dari dokter, maka gunakan
sesuai anjuran untuk meringankan batuk alergi yang memengaruhi saluran
pernapasan.
Kapan batuk alergi perlu diperiksa oleh
dokter?
|
|
Pada
sebagian besar kasus, batuk alergi pada anak dapat diatasi dengan perawatan di
rumah. Namun, dalam kasus tertentu sebaiknya jangan tunda untuk membawa Si
Kecil periksa ke dokter. Termasuk jika muncul gejala berikut ini:
Batuk
berlangsung lebih dari 3 minggu
Batuk
yang tidak kunjung membaik setelah menggunakan pengobatan rumahan atau
mengonsumsi obat
Disertai
nyeri dada atau sesak napas
Penurunan
berat badan yang tidak terduga
Bengkak
di sekitar sisi leher
Segera
cari juga pertolongan medis jika mengalami batuk disertai gejala serius
seperti:
Kesulitan
menelan
Batuk
darah
Demam
yang tidak kunjung sembuh
Ada
perubahan suara
Dokter
akan menentukan apakah batuk disebabkan oleh alergi atau ada penyebab
lainnya.
Apakah alergi anak bisa disembuhkan?
Dikutip
dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), alergi adalah salah satu jenis
gangguan dari sistem kekebalan. Alergi dapat terjadi bila sistem kekebalan
seseorang memiliki sensitivitas yang berlebihan terhadap protein tertentu, yang
bagi orang lain tidak menimbulkan masalah.
Gejala
alergi pada anak dapat berbeda-beda. Misalnya seperti gatal-gatal, diare, nyeri
perut, sariawan, migrain, batuk, pilek, atau sesak napas. Biasanya gejala
berlangsung cukup lama atau tak kunjung sembuh.
Seorang
anak bisa sembuh atau terbebas dari gejala alergi bila orang tua memiliki
kemampuan mengenali gejala alergi, kemampuan mendeteksi anak alergi terhadap
apa, dan kemampuan mengontrol alergen penyebabnya.
Demikian
ulasan tentang batuk alergi pada anak tak kunjung sembuh. Batuk alergi bisa
berlangsung selama berhari-hari, selama penyebab alergi masih ada. Jadi, segera
kenali faktor penyebab alergi Si Kecil, ya.